Legislator terdakwa tipikor berubah jadi tikus

Sukarso dalam berita Tempo, kepalanya menjadi kepala tikus. Ilustrasi karya Machfoed Gembong

Sukarso dalam berita Tempo, kepalanya menjadi kepala tikus. Ilustrasi karya Machfoed Gembong

Kumis melintang di wajahnya yang lonjong. Sorot matanya tajam. Dialah Sukarso, 51 tahun. Tentang berita dirinya, Tempo hari ini (21/8/2014) tak menggunakan foto melainkan hasil gambaran pensil oleh ilustrator Machfoed Gembong. Ada sesosok manusia bersetelan jas, kepalanya digantikan kepala tikus.

Kompas juga memberitakan dirinya. Tak ada gambar tikus. Hanya foto deretan orang sedang dilantik menjadi anggota DPRD Jember (2014-2019), Jatim. Kurang jelaskah manakah Sukarso.

TribunNews memuat berita yang sama, dengan foto Sukarso bersama pengacaranya. Ketiga koran itu membahas Sukarso, anggota DPRD Jember dari PPP, yang setelah dilantik pagi tadi langsung dikembalikan ke tempat semula, yakni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Jember. Secara hukum, dia tetap mewakli rakyat – yang (mungkin) bertugas dalam penjara.

Sukarso adalah terdakwa tindak pidana korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) dan anggaran insentif untuk RT/RW, saat dia menjadi Kepala Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa. Total kerugian negara, menurut Berita Jatim, adalah Rp235 juta. Dia ditahan sejak 14/7/2014.

Kasusnya sudah disidangkan. Undangan, bukan panggilan, untuk mengikuti pelantikan dia terima tadi malam (Rabu, 20/8.2014), pukul 19.45. Tadi pagi dia datang, dengan setelan jas. Polisi mengerahkan sepuluh personel untuk mengawalnya.

Kemarin ada gladi bersih pelantikan. Setiap pelantikan pejabat publik biasanya disertai sumpah jabatan, salah satu isinya takkan korupsi. Kalau sudah jadi terdakwa tipikor?  Ehm, belum ada putusan hukum berkekuatan tetap. Divinis saja belum.

Leave a Reply

Your email address will not be published.