Batasi BBM di jalan tol, Pertamina diperingatkan KPPU

Karyawan SPBU jalan tol membawa spanduk saat berunjukrasa di depan kantor BPH Migas, Mampang, Jakarta, 13 Agustus 2014. • Foto: Tempo (tanpa ijin)

Karyawan SPBU jalan tol membawa spanduk saat berunjukrasa di depan kantor BPH Migas, Mampang, Jakarta, 13 Agustus 2014. • Foto: Tempo (tanpa ijin)

Komisi Pengawasan dan Persaingan Usaha (KPPU) mengirim dua surat peringatan untuk Pertamina karena membatasi premium di SPBU jalan tol dan jual avtir lebih mahal.

Beritakabar.com | Vice President Coorporate Comunication Pertamina, Ali Mundakir, hari ini (19/9/2014) mengakui pengusaha SPBU di jalan tol prote. Mereka merasa tak ada pemerataan kesempatan usaha kareba dilarang jual premium, hanya boleh jual Pertamax dan Pertamax Plus. Omset SPBU turun. Pegawai terancam kena PHK.

Benarkah ini tanggung jawab Pertamina? Kata Mudakir, yang melarang penjualan BBM bersubsidi di SPBU rest area jalan tol adalah Kepala BPH Migas (Surat 937/07/Ka BPH/2014) yang berlaku sejak 6/8/2014 untuk anggota Hiswana Migas.

Jual avtur lebih mahal tidak kompetitif? Yang disebut lebih mahal itu kalau dibandingkan Singapura dan Malaysia. Mudakir berkilah, di Indonesia ada faktor distribusi karena wilayahnya luas sehingga jadi biaya. Kalau Singapura itu negara kota, soal distribusi tak terlalu jadi masalah.

Apa efek peringatan untuk Pertamina? Sejauh ini belum ada karena Mudakir akan menjelaskan argumentasinya tentang premium dan avtur kepada KPPU.

BPH Migas itu apa? Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas, tugasnya di wilayah hilir yaitu distribusi. Kalau BP Migas, yang setelah dibubarkan lalu jadi SKK Migas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi), urusannya di hulu yaitu eksplorasi dan eksploitasi (mencari dan menguras minyak dan gas).

Kalau Hiswana Migas itu apa? Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi. Anggotanya antara lain pengusaha pompa bensin dan distributor elpiji.

| Dari berbagai sumber a.l.: Kontan, BPH Migas, dan SKK Migas

Leave a Reply

Your email address will not be published.