Airlangga Hartarto: Jawa Barat adalah Barometer

Airlangga Hartarto

Rangkaian silaturahmi Airlangga Hartarto ke seluruh DPD Partai Golkar se Indonesia memasuki Bandung, Jawa Barat sebagai kota kedua setelah sebelumnya dibuka di Semarang, Jawa Tengah. Acara yang bertempat di salah satu hotel bersejarah kawasan Asia-Afrika, Savoy Homann ini berlangsung meriah dengan adanya diskusi bersama antara Airlangga Hartarto dengan para anggota DPD se Jawa Barat.

Apakah visi seorang AH apabila nanti ketika menjabat sebagai Ketua Umum partai Golkar, dalam konteks pemerintahan Indonesia.

Golkar adalah partai yang pro sistem demokrasi yang kontekstual, bukan yang liberal. Kontekstual dalam artian demokrasi yang patuh pada asas Pancasila, demokrasi yang sangat Indonesia. Partai Golkar adalah satu-satunya partai yang memiliki visi misi Indonesia Merdeka hingga tahun 2045. Program ini akan diukur kesuksesannya setiap dekade. Dari visi misi itu Golkar akhirnya memiliki sikap, mana kebijakan pemerintah yang harus didukung, mana yang harus dikritisi. Karena kebijakan Golkar adalah untuk kesejahteraan dan memajukan Indonesia.

Airlangga dikenal sebagai sosok yang mengenal anggota DPD (terutama Jawa Barat) karena bahkan tahu siapa itu “Ketua Kelas”, “Abah”, dll. Bagaimana AH melihat potensi Jawa Barat?

Jawa Barat adalah basis Golkar dan menjadi barometer kemenangan Golkar tahun 2009 dan 2014. Sudah saatnya kita memperjuangkan Jawa Barat ke tingkat nasional. Kami ingin mendorong pusat untuk lebih memperhatikan Jawa Barat, karena selama ini terlihat masih sangat kurang. Pembangunan di Jawa Barat ini didominasi oleh swasta, dan terjadi pembangunan yang timpang antara Jawa Barat bagian utara dengan bagian selatan. Karena itu sebaiknya pemerintah mulai memberi ruang lebih kepada swasta karena mereka lah yang menggerakkan industri besar.

Kurang Perhatian Pemerintah Seperti apa?

Contohnya sekarang dalam proses pembangunan Pelabuhan Cilamaya. Pemerintah daerah perlu melakukan upaya mendorong pemerintah pusat untuk mendorong mempercepat pembangunan ini. Kalau hanya menunggu pusat, bisa-bisa Pelabuhan Cilamaya “kalah” prioritas dengan perluasan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Itulah mengapa pemerintah daerah memegang peranan penting dalam pembangunan wilayah.

Sekarang peran Golkar adalah partai penyeimbang…

Sebagai partai penyeimbang tentu kita akan memantau jalannya pemerintahan Jokowi JK. Kita tidak melulu mengkritisi. Mana yang baik untuk masyarakat itu kita dukung, mana yang kurang efisien itu yang kita kritisi bersama. Saat ini yang perlu diwaspadai adalah kondisi perekonomian, karena kita masih tergantung pada kondisi regional. Semuanya sedang jatuh. Siapapun presidennya memang menghadapi tantang berat. Subsidi BBM sudah tembuh 400 triliun, bagaimana mengatasinya? Itulah yang menjadi concern kami, untuk mendorong pemerintah mengambil kebijakan yang bisa mengatasi persoalan itu.

Apa visi dan misi Airlangga sebagai calon ketua umum?

Saya ingin partai Golkar harus lebih kuat, progresif, dan aspiratif. Saya menyebutnya Tri Aji. Visi Tri Aji ini lahir dari hasil menggali ide-ide kreatif doktrin “KARYA SIAGA GATRA PRAJA” sebagai antisipasi terhadap situasi politik nasional yang dinamis. Kemudian mengoptimalkan fungsi partai sebagai penyerap, penyalur, dan pemberi solusi terhadap segala kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput. Artinya Golkar benar-benar menjadi rumah aspirasi yang nyaman dan terbuka bagi masyarakat luas.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.