Compersion, Tips Jika Anda atau Pasangan Anda Menjalin Hubungan dengan Orang Lain

compersionApa yang Anda rasakan jika melihat pasangan kita mesra dan bahagia ketika bersama orang lain? Mayoritas pasti akan menjawab cemburu. Cemburu adalah perasaan yang amat wajar dan kita tidak asing dengan rasa tersebut. Cemburu jika dijelaskan lebih mendetail berupa perasaan tidak rela kalau pasangan berbagi kasih dengan orang lain, rasa takut kehilangan dan keyakinan bahwa pasangan hanya milik kita, orang lain tidak berhak.

Ada pertanyaan, jika kita betul-betul mencintai orang lain, seharusnya kalau pasangan kita bahagia maka kita juga mustinya ikut bahagia. Di sisi lain, katanya cemburu adalah tanda cinta. Betulkah demikian? Mungkin karena Anda belum mengalami perasaan yang merupakan kontra dari cemburu, yaitu compersion. Compersion diartikan sebagai perasaan bahagia, senang melihat/mengetahui pasangan kita bahagia terlibat hubungan (romantis/seksual) dengan orang lain.

Mungkin Anda menyangsikan, memangnya ada orang yang gak cemburu kalau pasangannya jalan bareng orang lain? Orang gila mana yang malah bahagia melihat pasangannya dengan orang lain. Anda bisa belajar dari pelaku hubungan polyamori, karena salah satu syarat untuk menjalani hubungan polyamori adalah bisa mengatasi cemburu.

Polyamori sendiri adalah tipe hubungan dimana masing-masing pasangan sepakat untuk menjalin hubungan dengan orang lain, baik hubungan romantik maupun seksual dan sifat hubungan tersebut cukup mendalam. Karena itulah maka kejujuran dan keterbukaan adalah syarat komunikasi pelaku hubungan ini. Bukannya pelaku polyamori steril dari rasa cemburu, tetapi mereka mengatasi perasaan insecure tersebut dengan membicarakannya secara jujur dan terbuka. Masing-masing berusaha untuk memenuhi kebutuhan setiap pasangan, hingga rasa cemburu tak lagi dirasakan dan lebih ke perasaan compersion.

Tentu saja lebih mudah mengatakannya daripada praktek, apalagi kultur kita sudah demikian terbiasa dengan perasaan cemburu. Cemburu lebih mudah dimaklumi daripada perasaan compersion. Sebagian mungkin malah menganggap compersion terlalu mustahil, terutama yang beranggapan bahwa pasangan bersifat eksklusif.  Semua kembali kepada nilai yang dipegang tiap orang, bisa jadi berbeda-beda.

Nah bagaimana, menurut Anda apakah perasaan ini bisa dilatih untuk mengurangi perasaan cemburu?

Leave a Reply

Your email address will not be published.