Munas Partai Golkar ditetapkan di Bandung

RapimnasMusyawarah Nasional Partai Golkar akhirnya ditetapkan akan diselenggarakan di Bandung tgl 30 November – 4 Desember 2014. Keputusan ini berbeda dengan hasil rapat pleno DPP Partai Golkar tanggal 13 November 2014 dan usulan Dewan Pertimbangan Partai Golkar yang diketuai Akbar Tanjung untuk mengagendakan Munas IX ada bulanJanuari 2015.

Keputusan ini sebagai hasil dari Rapimnas VII Partai Golkar yang diselenggarakan di Hotel Melia Purosani, Yogjakarta 18 – 19 November kemarin.
Tampaknya hasil rekomendasi Rapimnas akan mengerucut kepada dukungan Aburizal Bakrie untuk menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2014 – 2019.
“ Rapimnas ini memang panggungnya ARB. Semua telah dikondisikan untuk mendukung dia menjadi ketum lagi “ Kata seorang kandidat calon Ketum lainnya.

Sebelumnya dalam sidang Komisi Bidang Organisasi memutuskan musyawarah nasional partai beringin akan digelar pada 30 November 2014 di Bandung. Dalam sidang yang tertutup tapi terdengar kegaduhan serta teriakan peserta sidang. Peserta berbicara keras. Bahkan ada yang memaki. “ Binatang kalian ! “

Meski jumlah peserta sidang mencapai ratusan orang, tapi pemegang suara dalam sidang hanya 44 orang. Jumlah itu terdiri dari 34 suara DPD tingkat provinsi dan 10 suara dari ormas Golkar. Dengan komposisi itu, sebanyak 38 orang mengusulkan munas digelar pada 30 November di Bandung.

“Keputusan itu dipaksakan pimpinan sidang untuk memuluskan skenario demi kepentingan Aburizal,” ujar Ketua DPP Golkar Agun Gunanjar kepada Tempo, di lokasi Rapimnas.

Menurut Agun, sejak awal jalannya rapimnas, pimpinan sidang telah memaksakan cara-cara yang tidak demokratis untuk mempercepat jadwal munas yang sebelumnya direncanakan pada Januari 2015.
Tentu saja keputusan mempercepat Munas ini ditentang oleh sebagian tokoh Partai Golkar termasuk 7 kandidat calon ketua umum lainnya, yang merasa dikerjai oleh kelompok pendukung Aburizal Bakrie.

Leave a Reply

Your email address will not be published.