Gangguan Jiwa Berikut Dapat Mengakibatkan Kematian

Selama ini gangguan kejiwaan/gangguan mental dianggap masalah sepele. Masyarakat belum menganggap gangguan kejiwaan sebagai penyakit yang harus ditangani secara serius dan belum menjadi prioritas seperti penyakit fisik kanker, diabetes dsb. Alasannya karena gangguan kejiwaan dianggap tidak membahayakan jiwa alias tidak mematikan. Selain itu keberadaan rumah sakit jiwa juga masih kental dengan stigma ‘gila’ dan lebih dianggap sebagai bahan guyonan sehingga membuat orang makin enggan berkunjung atau memeriksakan keluarganya. Akibatnya penderita gangguan jiwa semakin jauh dari pertolongan.

Gangguan kejiwaan jika tidak ditangani serius oleh ahlinya dapat membahayakan dirinya dan orang lain. Selain mengurangi kualitas hidup (tidak bisa mengaktualisasi diri secara maksimal, misal mengganggu bekerja sehingga sulit mendapatkan penghasilan), juga berdampak terhadap kehidupan orang lain hingga yang paling ekstrim yaitu berujung kematian.

Berikut gangguan jiwa yang dianggap berbahaya karena dapat mengakibatkan kematian:

Anorexia, gangguan perilaku makan yang sebenarnya berasal dari rendahnya penghargaan diri. Biasanya penderita merasa dirinya tidak menarik. Untuk itu ia berusaha keras mengkontrol makanan yang masuk hingga mencapai berat badan ideal menurut dirinya. Seringkali upaya tersebut keterusan dan mencapai titik yang membahayakan dirinya. Seringkali penderita sudah kurus kering dan kekurangan nutrisi, tetapi masih merasa tidak menarik dan perlu diet lebih keras lagi. Akibatnya ia makin kurus dan kekurangan gizi dan akhirnya meninggal kelaparan dan mengalami malnutrisi parah. Salah satu selebriti yang meninggal karena anorexia adalah vokalis Carpenter, Karen Capenter yang meninggal di usia 32. Selain itu banyak model yang menderita gangguan perilaku makan ini hingga meninggal sehingga dunia fashion sedang gencar kampanye anti anoreksia.

– Depresi, gangguan mood ini banyak menjangkiti masyarakat luas tetapi masih banyak stigma dan yang menganggap sepele masalahnya. Gangguan kejiwaan dengan depresi sebagai gejalanya misal bipolar disorder dan schizoaffective disorder. Selain itu post partum depression/depresi pasca melahirkan juga termasuk dalam gangguan ini. Mengapa berbahaya? Karena penderita yang mengalami gangguan ini tanpa penanganan yang tepat seringkali berujung ke bunuh diri. Contoh kasus kematian Robin Williams yang disebabkan bunuh diri. Konon Robin sudah bertahun-tahun mengalami depresi. Vokalis Nirvana, Kurt Cobain, juga bunuh diri dan Kurt Cobain didiagnosa menderita bipolar disorder. Selain itu pernah terjadi beberapa kasus kriminal dimana ibu membunuh anak-anaknya lalu bunuh diri, dicurigai karena depresi yang diperparah dengan gejala depresi pasca melahirkan.

– Psiko/sosiopat adalah gangguan kejiwaan dimana pelaku tidak mempunyai empati terhadap orang lain. Sangat berbahaya karena penderita bisa melakukan kejahatan bahkan pembunuhan tanpa merasa bersalah, bahkan melakukannya karena memang menyukainya. Banyak pembunuh berantai dan penjahat kejam yang mengalami gangguan jiwa ini. Sayangnya di Indonesia tidak ada data mengenai penderita gangguan ini.

– Pedofilia, adalah kelainan dimana seseorang mempunyai ketertarikan seksual terhadap anak-anak. Di Indoneisa tidak ada data mengenai penderita kelainan ini, tetapi jika mencermati kasus-kasus yang melibatkan predator seksual, kecenderungannya dari tahun ke tahun semakin tinggi. Selain itu disebut-sebut Indonesia adalah surga bagi kaum pedofilia karena lemahnya penegakan hukum. Selain itu masih sedikit orang tua yang sadar mengenai bahaya predator seksual.

Schizophrenia adalah gangguan jiwa dimana penderita kehilangan kontak dengan realita. Biasanya penderita mengalami halusinasi dan delusional. Schizophrenia adalah gangguan jiwa yang umum di masyarakat, awam biasanya menyebut gila. Walau begitu masih banyak yang belum sadar untuk merawat penderita ke ahli, malah banyak yang memasung penderita sehingga penderita makin menderita. Gangguan ini berbahaya karena banyak kasus bunuh diri ternyata mengalami Schizophrenia. Selain itu di Indonesia mengenal gangguan jiwa bernama “amok”,  dimana penderita dapat melukai orang lain bahkan membunuh, dan merasa yang dibunuh adalah sosok lain. Biasanya juga disebut ‘gelap mata’ karena pelaku mengalami keadaan emosional luar biasa.

Substance/drugs abuse yaitu penyalahgunaan obat-obatan atau zat tertentu yang berujung pada kecanduan. Bisa berbahaya jika tidak segera ditangani oleh ahlinya, karena selain mengurangi kualitas hidup penderita dan orang-orang di sekitarnya, penderita juga dapat mengalami kematian akibat over dosis. biasanya pecandu mempunyai kecenderungan mudah depresi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.