Ahok diprotes soal kesantunan

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok berkali-kali mengucapkan kata-kata kotor dalam sebuah wawancaranya dengan stasiun Kompas TV. Penggalan video tersebut beredar luas di dunia maya Facebook, laman berbagi video Youtube dan Whatsapp.
Dalam video yang beredar di Youtube, dari penggalan siaran live tersebut terdengar
jelas Ahok mengatakan kata-kata kotor tersebut dihadapan pembawa acara dialog Aiman Witjaksono.
“Gua bukain luh, ‘t**k-t**k’ semua..,” umpat Ahok.

Lebih lanjut, Ahok kembali mengulang kata-katanya, meskipun pembawa acara Aiman sudah mengingatkan Ahok bahwa dirinya sedang di wawancara live.
“Pak kita sedang live, dengan segala hormat…” tegas Aiman.
Namun, Ahok justru memperjelas kata-katanya itu. “Ga papa, biar orang tahu gue ngomong t**k,” tambahnya.

Akibatnya berbagai komentar dan cacian dari warga DKI Jakarta di dunia maya pun bermunculan. Indonesia Public Institute (IPI) mengingatkan agar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjaga etika dengan tidak lagi mengucapkan kata-kata kotor.

Analis politik senior IPI Karyono Wibowo menilai lontaran kata-kata kotor yang disampaikan Ahok merupakan sikap yang tidak pantas. “Ingat, Indonesia bukan negara barbar. Ahok harus mengedepankan etika. Apalagi Ahok seorang pemimpin. Sudah seharusnya menjadi panutan bagi warga DKI Jakarta,” ” kata Karyono,

Karyono menuturkan, dalam kultur dan budaya timur, khususnya di Indonesia, etika dan sopan santun harus dikedepankan. Segala perbedaan pandangan antara Ahok dengan DPRD DKI Jakarta juga bisa diselesaikan dengan menggunakan kepala dingin.

Gaya Ahok memang merupakan problem utama dalam membangun komunikasi yang cair , tidak saja dengan DPRD. Tapi dengan seluruh warga dan elemen masyarakat. Bagaimanapun kesantunan dalam ruang publik wajib diperlihatkan oleh pimpinan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.