Kongres IV PDI Perjuangan 2015 Resmi Dibuka

Panji Panji Kehormatan Partai dan Sang Merah Putih

Panji Panji Kehormatan Partai dan Sang Merah Putih

Sanur, 09 April 2015 – Antusiasme tinggi ditunjukan oleh warga Denpasar dalam menyambut Kongres IV PDI Perjuangan di Sanur, Bali. Sepanjang jalan menuju ke tempat diadakannya acara berhias dengan warna merah khas PDI Perjuangan. Warga yang sudah menunggu sejak pagi berbaris rapi mempersiapkan berbagai macam pertunjukan dari mulai seni tari, musik dan yelyel menyambut kedatangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri. Sambutan hangat diberikan ketika Megawati memasuki kawasan Sanur langsung terdengar yelyel yang menunjukan betapa Megawati masih dicintai oleh masyarakat Bali dan simpatisan pendukung PDI Perjuangan.

Pembukaan Kongres IV PDI Perjuangan yang berlangsung di Inna Grand Bali Beach berlangsung khitmad dan tertib. Team pengamanan yang bekerja cukup ketat dalam menyeleksi setiap mobil yang masuk ke area Sanur. “Selain utusan dan peserta Kongres yang mempunyai ID Card resmi tidak diperboleh masuk. Kita berdoa saja supaya Kongres berlangsung lancar dan Ibu Megawati segera dilantik sekali lagi menjadi Ketua Umum untuk 5 tahun kedepan” tukas seorang Satgas PDIP yang berjaga di depan gerbang.

Pukul 11.30 Kongres secara resmi dibuka. Megawati mengawali dengan pidato pembukaan yang  sangat inspiratif. Tiga kali pekikan  “Merdeka” disambut tepuk tangan meriah oleh seluruh peserta kongres. Dalam pidato yang berjudul “Melihat Wajah Indonesia” yang dikutip dari sebuah puisi karya Bung Karno dalam menjiwai kecintaannya terhadap Indonesia. Pembelajaran bahwa indonesia adalah negara yang besar yang pernah menjadi negara yang amat disegani dengan sejarah panjangnya dan menjadi pendobrak paradigma berpikir pada kiprahnya dalam hubungan internasional.

Dalam pidato yang disampaikan pada Kongres IV ini Megawati sekali lagi mempertegas  kembali garis ideologi, sikap partai, dan prinsip yang harus dipegang teguh dalam menyikapi persoalan kerakyatan dan kebangsaan. Berbagai pesan juga disampaikan kepada seluruh kader dan peserta Kongres untuk terus memegang erat konstitusi. Pesan khusus dan penekanan pada kekuatan yang harus selalu digalang bersama untuk tetap teguh pada jalan ideologi partai. Dan akhirnya Kongres IV secara resmi dibuka dalam tangis haru dan pekik merdeka yang disambut penuh semangat oleh seluruh peserta Kongres IV Denpasar 2015.

Leave a Reply

Your email address will not be published.