5 Superfood Yang Mudah Ditemui Di Pasar

superfood indonesiaTren gaya hidup sehat  terutama makanan telah merambah hingga Indonesia. Kalau dulu sebelum tren ini muncul, foto-foto makanan yang dishare berupa menu dessert, penuh daging, lemak, gula, dan sebagainya, kini orang berlomba-lomba share makanan sehat yang disantap. Rasanya lebih keren dan eksis jika sudah mengunggah foto makanan yang akan disantap, dengan embel-embel hashtag. Demi memburu makanan sehat, tak heran banyak orang rela merogoh kantong lebih dalam untuk mendapatkan makanan berlabel superfood misal chia seed, flax seed, blueberry, kale, dan sebagainya. Ya, label superfood telah membuat banyak orang tergiur ingin mencobanya dengan harapan mendapat manfaat super. Memang label tersebut mengesankan makanan tersebut mempunyai khasiat luar biasa untuk tubuh. Padahal label ‘superfood’ tak lain adalah strategi marketing untuk memasarkan produk. Selain itu khasiat luar biasa yang digembar-gemborkan sebenarnya tidak didukung oleh penelitian ilmiah.

Jika masih ingin mendapatkan khasiat makanan ‘superfood’ sebenarnya tak usah jauh-jauh berburu produk impor. Jika definisi superfood adalah makanan yang kaya dengan nutrisi termasuk vitamin dan mineral, maka Anda bisa mendapatkan dengan mudah di pasar. Berikut adalah jenis-jenis superfood yang dengan mudah Anda dapatkan di pasar maupun supermarket. Anda bisa mengolahnya menjadi masakan baik mentah atau matang, misal urap atau dioseng, atau buat campuran smoothie. Unggah ke akun media sosial Anda dan buat sayuran/buah-buahan ini mendunia!
1. Daun pepaya
Kaya dengan kandungan vitamin A, B, C, tinggi kalsium, mengandung protein dan mineral sehingga manfaatnya luar biasa baik untuk manusia hingga binatang. Khasiat untuk manusia antara lain sebagai terapi saat demam berdarah karena dapat meningkatkan jumlah trombosit, membasmi cacingan, ketome, jerawat, mengurangi diare, membantu menambah nafsu makan pada anak, meningkatkan daya tahan tubuh, menambah ASI dan lain-lain. Sedangkan pada binatang, yaitu pakan ikan bawal yang sedang pembesaran, mengurangi sifat kanibal jika dimakankan pada lele, jika diberikan ke ayam dapat memaksimalkan bobotnya. Betul-betul superfood!
2. Daun singkong
Kaya kandungan antioksidan sehingga bagus sekali dikonsumsi untuk mencegah stroke, alzheimer. Juga kaya vitamin dan kalsium, sehingga dapat mencegah osteoporosis. Kandungan serat dan zat besi juga tinggi sehingga dapat mencegah anemia pada anak dan perempuan hamil/menyusui. Harganya juga sangat murah dibanding superfood sayuran impor.
3. Kembang kol
Kembang kol atau cauliflower telah masuk daftar superfood yang harus ada di menu para penggila makanan sehat di luar negeri. Penganut diet paleo tergila-gila dengan kembang kol ini dan mengolahnya menjadi bermacam-macam menu, seperti ‘nasi’ goreng dan pizza non gluten. Di Indonesia, kembang kol sangat mudah didapat dan lazim diolah menjadi hidangan sop.
4. Petai
Baunya yang khas dan kuat tidak menghalangi superfood satu ini mempunyai fans yang cukup fanatik. Selain bisa dimakan, biasanya petai juga dipakai sebagai bumbu yang bisa menyedapkan masakan. Msasakan yang ada petainya memang citarasanya lebih sedep, khas, tak tertandingi. Mengandung sukrosa, glukosa, dan fruktosa sehingga petai ini berkhasiat menambah tenaga. Petai juga .kaya tryptophan yang dapat memacu hormon serotonin sehingga bisa mempengaruhi mood Anda, sehingga sangat disarankan dikonsumsi saat PMS, tak kalah dengan coklat. Selain itu juga bisa mencegah anemia, di mana perempuan lebih rentan mengalami anemia daripada laki-laki. Kaya dengan antioksidan dan tinggi serat sehingga sangat baik dikonsumsi untuk mencegah stroke dan penyakit jantung. Bahkan konon petai dapat meningkatkan vitalitas pria.
5. Jengkol
Sering disebut sebagai dogfruit, jengkol memiliki kandungan vitamin dan mineral tinggi sehingga baik dikonsumsi untuk kesehatan jantung. Selain itu konon berkhasiat mengurangi gejala diabetes. Selain itu juga kaya dengan antioksidan, kalsium dan zat besi. Hanya saja konsumsinya harus dibatasi karena jengkol mengandung asam jengkolat yang sulit dicerna sehingga jika berlebihan dapat menumpuk di organ pencernaan dan mengkristal, mengakibatkan ‘jengkolan’ bahkan batu ginjal.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.